Penilaian untuk perencanaan terhadap infrastruktur teknologi informasi menggunakan windows assessment and planning toolkit (MAP)

Universitas Bina Nusantara

______________________________________________________________________

Jurusan Sistem Informasi
School of Information Systems
Tugas Paper
M0214 – Topik-Topik Lanjutan Sistem Informasi
Semester Genap tahun 2013/2014
Halaman Abstrak

Penilaian untuk perencanaan terhadap infrastruktur teknologi informasi menggunakan windows assessment and planning toolkit (MAP)

Kelas / Kelompok: 06PKM / 05

Anggota Kelompok:
Arni Virani : 1501155411
Toni Sugino : 1501169865
Hendy Salim : 1501178522
Rendy Rinaldo : 1501188473
Jennifer Pauling : 1501189053
David Santoso : 1501194015

ABSTRAK
IT Assesment merupakan suatu metode pengukuran untuk memahami suatu objek tertentu dan merupakan sistematika dalam mengumpulkan data seseorang atau suatu hal. Kegunaan IT assessment merupakan untuk mengaudit / menilai suatu hal yang berkaitan dengan IT, untuk memastikan bahwa kerperluan perusahaan sudah sesuai dengan realisasi / implementasi suatu system. Microsoft Assesment and planning toolkit (MAP) merupakan sodtware yang dikembangkan Microsoft untuk menilai perencanaan terhadap desktop, server dan migrasi cloud pada komputer berbasis OS windows. MAP diharapkan dapat memberikan scenario untuk membantu perusahaan untuk merencanakan infrastruktur IT massa mendatang dan mendukung proses bisnis suatu perusahaan.

Kata kunci: IT Assessment ,Microsoft Assesment & Planning Toolkit (MAP)

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Perkembangan IT sangat berkembang pesat dalam zaman modern sekarang ini, oleh karena itu suatu perusahaan membutuhkan suatu IT assessment untuk mengukur dan menilai suatu penggunaan IT dalam suatu perusahaannya untuk memastikan bahwa IT yang di gunakan saat ini berjalan sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang sedang mengimplementasikannya.
IT assessment merupakan suatu metode yang dilakukukan untuk menganalisis infrastruktur IT yang ada saat ini, kebutuhan perusahaan dan merancang infrastuktur / rancanagan IT masa depan. IT assessment berbasiskan fakta, untuk mengukur ekspektasi stakeholder / pengguna dan perspektif IT dalam hal kemampuan, resource, kerentanan system dan ptioritas internal IT.
Penggunaan suatu Microsoft Assesment & Planning (MAP) / tools sangat membantu perusahaan untuk merencanakan perancangan infrastruktur IT di masa depan (future) bagi suatu perusahaan.

1.2 Ruang Lingkup

Berikut adalah batasan cakupan dari karya tulis ini, antara lain:
1. Pengenalan tentang Microsoft Assesment and Planning Toolkit (MAP)
2. Manfaat dan Keuntungan Microsoft Assesment & Planning Toolkit (MAP)
3. Fitur dan cakupan teknologi dari Microsoft Assessment & Planning Toolkit (MAP)
4. Instalasi Microsoft Assesment & Planning Toolkit (MAP)
5. Cara Pemakaian Microsoft Assesment & Planning Toolkit (MAP)
6. Isu terkait keamanan dan trafik data map
7. Feedback pelanggan terhadap map

1.3 Tujuan dan Manfaat

Tujuan dasar yang ingin dicapai dalam penyusunan karya tulis ini adalah:
1. Memahami pentingnya IT assessment bagi suatu perusahaan
2. Mengenalkan, mengetahui manfaat, fitur, cara instalasi, dan cara pemakain dari Microsoft Assesment & Planning Toolkit (MAP)
Sedangkan beberapa manfaat yang diperoleh sebagai hasil karya tulis ini, antara lain :

1. Dapat mengetahui tools yang dapat digunakan untuk menunjang IT assessment dalam suatu perusahaan.
2. Dapat mengetahui cara pemakaian Microsoft Assesment & Planning Toolkit (MAP)

1.4 Metodologi Penulisan
Dalam penulisan karya tulis ini dipergunakan berbagai informasi pendukung berdasarkan metode studi kepustakaan yang diperoleh melalui berbagai sumber, seperti buku penunjang mengenai IT assessment, jurnal-jurnal online yang mengupas topik tentang pemanfaatan IT assessment , skripsi, dan beberapa website yang menyediakan informasi mengenai pemanfaatan IT assessment. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber ini akan dibuat seebuah pembahasan tentang Penilaian untuk perencanaan terhadap infrastruktur teknologi informasi menggunakan windows assessment and planning toolkit (MAP).

1.5 Sistematika Penulisan

Karya tulis ilmiah ini terdiri atas beberapa bab pembahasan, yaitu :

• BAB 1 : PENDAHULUAN
Pada bab ini akan dijelas mengenai pemahaman awal tentang IT assessment secara umum dan secara khusus mengenai penerapannya di dunia nyata, yang terdiri atas latar belakang, ruang lingkup, tujuan dan manfaat penulisan, serta metodologi penulisan laporan.

• BAB 2 : LANDASAN TEORI
Pada bab ini berisikan teori-teori umum hingga teori khusus yang dijadikan sebagai dasar pengetahuan untuk memahami pengertian, strategi, tingkatan, tantangan dan manfaat IT assessment.

• BAB 3 : PEMBAHASAN
Pada bab ini akan dijelaskan pembahasan inti tentang Penilaian untuk perencanaan terhadap infrastruktur teknologi informasi menggunakan windows assessment and planning toolkit (MAP).

• BAB 4 : PENUTUP
Bab ini akan memaparkan kesimpulan dari keselurhan pembahasan mengenai Penilaian untuk perencanaan terhadap infrastruktur teknologi informasi menggunakan windows assessment and planning toolkit (MAP), serta memaparkan beberapa saran untuk solusi atas permasalahan mengenai penerapan E-Learning pada SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto.

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Teori umum
2.1.1 Pengertian IT Assesment
Berikut adalah beberapa pengertian assessment:
1. Menurut Heru Mugiarso dan Sunawan
Assessment mengacu pada penggunaan berbagai metode pengukuran untuk memahami suatu objek. Sedangkan menurut Robert M Smith (2002), assessment merupakan suatu penilaian yang komprehensif dan melibatkan anggota tim untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan yang mana hasil keputusannya dapat digunakan untuk layanan pendidikan yang dibutuhkan anak sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran
2. Menurut James A.Mc.Lounghlin dan Rena B Lewis
Assessment merupakan proses sistematika dalam mengumpulkan data seseorang anak yang berfungsi untuk melihat kemampuan dan kesulitan yang dihadapi seseorang saat itu sebagai bahan untuk menentukan apa yang sesungguhnya dibutuhkan.
3. Bomstein dan Kazdin (1985)
Assessment yaitu mengidentifikasi masalah dan menyeleksi target intervensi, memilih dan mendesain program treatment, mengukur dampak treatment yang diberikan secara terus menerus, mengevaluasi hasil-hasil umum dan ketepatan dari terapi.
4. Menurut Lidz (2003)
Assessment merupakan proses pengumpulan informasi untuk mendapatkan profil psikologis anak yang meliputi gejala dan intensitasnya, kendala yang dialami, kelebihan dan kekurangannya serta peran penting yang dibutuhkan anak.

Sedangkan pengertian Informasi Teknologi adalah sebagai berikut:
Menurut Turban, Rainer dan Potter (2009, p6), “Information technology relates to any computer-based to that people use to work with information and to support the information and information processing needs of an organization”. Yang diartikan sebagai berikut: teknologi informasi berkaitan dengan segala sesuatu yang berbasis komputer yang digunakan orang untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan informasi untuk mendukung dan mengolah informasi tersebut sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Menurut O’Brien (2007, p6) teknologi informasi adalah teknologi pendukung dari sistem informasi, yaitu sistem berbasis TI yang mengelola komponen-komponennya berupa hardware, software, netware, dataware, dan brainware untuk melakukan transformasi data menjadi informasi. Jadi teknologi informasi dapat disimpulkan sebagai hardware, software, netware, dataware, brainware, dan teknologi pemrosesan informasi lainnya untuk mendukung sistem informasi.

Maka dapat disimpulkan bahwa IT Assessment pada dasarnya merupakan sebuah studi yang dilakukan untuk mencari kerentanan dan risiko pada keamanan IT disertai dengan tinjauan komprehensif dan menyeluruh pada sistem teknologi perusahaan dan lingkungannya dan di tahap terakhir akan menghasilkan evaluasi tertulis dan rekomendasi.
Pengkajian akan menilai bagaimana teknologi membantu atau menghambat bisnis inti dan merekomendasikan bagaimana menggunakan teknologi untuk memenuhi tujuan bisnis dan tujuan. Penilaian tersebut dapat mencakup, tetapi tidak terbatas pada, jaringan dan sistem kinerja, audit perangkat lunak, pengujian konsep dan pengembangan, evaluasi strategis, tinjauan teknis, dan manajemen risiko.

2.1.2 Informasi
Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno yaitu informacion yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”.
Menurut Pendapat O’Brien (2005, p27), Informasi adalah data yang telah diolah atau diubah menjadi konteks yang berarti dan berguna bagi para pemakai akhir tertentu. Menurut McLeod & Schell (2007, p15), informasi adalah data yang telah diproses atau data yang memiliki arti, biasanya informasi menjelaskan sesuatau yang belum diketahui kepada user.
2.1.2 Latar Belakang
Sebuah sistem IT tidak hanya teknologi untuk kepentingan teknologi . Teknologi akan membantu memenuhi tujuan bisnis yang spesifik dan memberikan nilai . Penilaian IT dapat memastikan bahwa teknologi ini mencapai tujuan ini , atau memberikan cetak biru untuk meningkatkan teknologi dan template spesifik dan terukur untuk mencapai tujuan bisnis. Hal ini juga dapat memastikan bahwa teknologi dan keamanan sesuai dengan pedoman pemerintah dan praktik terbaik.
Setiap bisnis dalam lingkungan hari ini berjalan pada jaringan komputer yang terhubung, server, printer , dan perangkat keras lainnya . Jaringan merupakan tulang punggung dari seluruh perusahaan dan dapat menjadi hambatan utama dalam aplikasi bisnis . Penilaian IT akan memberikan review kinerja jaringan dan membuat rekomendasi berdasarkan lalu lintas, kesalahan , packet loss , dan konflik yang dapat membawa jaringan bisnis berhenti . Investasi dalam komputer terbaru dan server adalah buang-buang uang jika itu melekat ke jaringan sub – optimal.
Software yang keluar dari kepatuhan lisensi atau disalin secara ilegal dapat menyebabkan denda besar dan hukuman untuk bisnis . Penilaian IT akan mengevaluasi perangkat lunak yang ada untuk kepatuhan dan menciptakan proses audit untuk perangkat lunak masa depan. Sebuah audit software sekarang sebagai bagian dari penilaian TI adalah biaya jauh lebih efektif daripada audit kemudian oleh sebuah perusahaan perangkat lunak.
Keamanan data adalah kunci untuk setiap bisnis . Langkah-langkah keamanan yang tepat tidak hanya melindungi data dari hacker luar , tetapi kemampuan untuk menunjukkan keamanan yang baik sangat penting untuk penjualan baru dan retensi pelanggan . Penilaian IT akan mengevaluasi dan membuat rekomendasi untuk menutup lubang di keamanan dan membantu menciptakan lingkungan komputasi antipeluru untuk data penting.
Akhirnya , kelangsungan bisnis adalah bagian penting dari rencana bisnis yang baik . Dalam hal terjadi bencana , teknologi harus mampu untuk terus beroperasi sehingga hari itu untuk bisnis hari dapat melanjutkan . Prosedur yang tepat cadangan , sistem berlebihan , dan metode pemulihan harus berada di tempat . Penilaian IT dapat memberikan rencana pemulihan bencana untuk memastikan bahwa bisnis terus dalam hal apa pun dari masalah listrik kecil untuk bencana besar .

2.1.3 Tujuan IT Assesment
Tujuan dari penilaian keamanan, (juga dikenal sebagai audit keamanan atau peninjauan keamanan), adalah untuk memastikan bahwa kontrol keamanan yang diperlukan diintegrasikan ke dalam desain dan implementasi proyek. Sebuah penilaian keamanan diselesaikan dengan baik harus menyediakan dokumentasi menguraikan kesenjangan keamanan antara desain proyek dan kebijakan keamanan perusahaan yang disetujui. Manajemen dapat mengatasi celah keamanan dalam tiga cara: Manajemen dapat memutuskan untuk membatalkan proyek tersebut, mengalokasikan sumber daya yang diperlukan untuk memperbaiki celah keamanan, atau menerima risiko berdasarkan analisis risiko.
Hood & Johnson (1993) menjelaskan bahwa asesmen dalam bimbingan dan konseling mempunyai beberapa tujuan, yaitu:
1. Orientasi masalah, yaitu untuk membuat klien mengenali dan menerima permasalahan yang dihadapinya, tidak mengingkari bahwa ia bermasalah
2. Identifikasi masalah, yaitu membantu baik bagi klien maupun konselor dalam mengetahui masalah yang dihadapi klien secara mendetil
3. Memilih alternatif solusi dari berbagai alternatif penyelesaian masalah yang dapat dilakukan oleh klien
4. Pembuatan keputusan alternatif pemecahan masalah yang paling menguntungkan dengan memperhatikan konsekuensi paling kecil dari beberapa alternatif tersebut
5. Verifikasi untuk menilai apakah konseling telah berjalan efektif dan telah mengurangi beban masalah klien atau belum.

Menurut Bomstein dan Kazdin (1985) Tujuan dari asesmen adalah
1. Mengidentifikasi masalah dan menyeleksi target intervensi
2. Memilih dan mendesain program treatmen
3. Mengukur dampak treatmen yg diberikan secara terus menerus
4. Mengevaluasi hasil-hasil umum dan ketepatan dari terapi

Adapun lebih lanjut, Hood & Johnson (1993) menjelaskan ada beberapa fungsi assessment, diantaranya adalah.
1. Menstimulasi klien maupun konselor mengenai berbagai isu permasalahan.
2. Menjelaskan masalah yang senyatanya
3. Memberi alternative solusi untuk masalah
4. Menyediakan metode untuk membandingkan alternative sehingga dapat diambil kesimpulan.
5. Memungkinkan evaluasi efektivitas konseling.

2.1.4 Ruang Lingkup Assesment
Hood & Johnson (1993) menjelaskan ruang lingkup dalam asesmen (assesment need areas) dalam bimbingan dan konseling ada lima, yaitu:
1. Systems assessment
Sebuah asesmen yang dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai status dari suatu sistem, yang membedakan antara apa ini (what is it) dengan apa yang diinginkan (what is desired) sesuai dengan kebutuhan dan hasil konseling; serta tujuan yang sudah dituliskan/ ditetapkan atau outcome yang diharapkan dalam konseling.
2. Program planning
Adalah perencanaan program untuk memperoleh informasi-informasi yang dapat digunakan untuk membuat keputusan dan untuk menyeleksi bagian–bagian program yang efektif dalam pertemuan-pertemuan antara konselor dengan klien; untuk mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan khusus pada tahap pertama. Di sinilah muncul fungsi evaluator dalam asesmen, yang memberikan informasi-informasi nyata yang potensial.
Hal inilah yang kemudian membuat asesmen menjadi efektif, yang dapat membuat klienmampu membedakan latihan yang dilakukan pada saat konseling dan penerapannya di kehidupan nyata dimana klien harus membuat suatu keputusan, atau memilih alternatif -altenatif yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalahnya.
3. Program Implementation
Yaitu bagaimana asesmen dilakukan untuk menilai pelaksanaan program dengan memberikan informasi-informasi nyata; yang menjadikan program-program tersebut dapat dinilai apakah sesuai dengan pedoman.
4. Program Improvement
Dimana asesmen dapat digunakan dalam dalam perbaikan program, yaitu yang berkenaan dengan:
a. Evaluasi terhadap informasi-informasi yang nyata
b. Tujuan yang akan dicapai dalam program
c. Program-progam yang berhasil, dan
d. Informasi-informasi yang mempengaruhi proses pelaksanaan program-program yang lain.
5. Program certification
Merupakan akhir kegiatan. Menurut Center for the Study of Evaluation (CSE), program sertifikasi adalah suatu evaluasi sumatif, hal ini memberikan makna bahwa pada akhir kegiatan akan dilakukan evaluasi akhir sebagai dasar untuk memberikan sertifikasi kepada klien. Dalam hal ini evaluator berfungsi pemberi informasi mengenai hasil evaluasi yang akan digunakan sebagai dasar untuk mengambil keputusan.

2.1.4 Metodologi
Berikut ini menguraikan metodologi yang diajukan sebagai sarana efektif dalam melakukan penilaian keamanan.
1. Competency Profiles
2. Learning Areas
3. Learning Model Versus Level per Competency
4. Competency & Learning Topic
5. Learning Topic Details
6. Syllabus

2.1.5 Contoh Laporan Penilaian Keamanan
Laporan Penilaian Keamanan harus mencakup informasi berikut:
• Pendahuluan / latar belakang informasi
• Eksekutif dan Manajemen ringkasan
• Ruang lingkup dan tujuan penilaian
• Asumsi dan keterbatasan
• Metode dan alat penilaian yang digunakan
• Lingkungan saat ini atau deskripsi sistem dengan diagram jaringan, jika ada
• Persyaratan Keamanan
• Ringkasan temuan dan rekomendasi
• Kontrol umum hasil kajian
• Hasil tes kerentanan
• Hasil penilaian risiko termasuk aset diidentifikasi, ancaman, kerentanan, dampak dan penilaian kemungkinan, dan analisis hasil risiko
• Direkomendasikan pengamanan

2.1.6 Kritik dan Kekurangan
Penilaian risiko keamanan IT seperti banyak penilaian risiko di bidang TI, tidak benar-benar kuantitatif dan tidak mewakili risiko dengan cara apapun aktuaria-suara. Mengukur risiko kuantitatif dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap memprioritaskan risiko dan mendapatkan persetujuan investasi (Doug Hubbard lari gawang Risiko, CIO Magazine 1998).
Analisis risiko kuantitatif telah diterapkan untuk keamanan TI dalam studi pemerintah AS besar pada tahun 2000. The federal CIO Council komisi studi tentang investasi $ 100.000.000 keamanan IT untuk Departemen Urusan Veteran dengan hasil yang ditunjukkan kuantitatif.

2.1.7 Sertifikasi Profesional
Ada sertifikasi vendor netral umum profesional untuk melakukan penilaian keamanan.
• CISSP
• CISA
• BS7799 Lead Auditor – ISO / IEC 27001:2005 Auditor / Lead Auditor

BAB 3
PEMBAHASAN

3.1 Pengenalan tentang Microsoft Assesment and Planning Toolkit (MAP)

Melakukan penilaian pada komponen infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam perusahaan sangatlah penting agar perusahaan dapat mengetahui seberapa baik kinerja sistem serta menemukan komponen sistem yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan lagi untuk implementasi ke depannya.
Salah satu software assessment yang dikembangkan Microsoft yaitu Microsoft Assesment & Planning (MAP). MAP adalah tools penilaian yang bisa diunduh gratis untuk perencanaan yang lebih cepat dan mudah terhadap desktop, server, dan migrasi cloud pada komputer yang sistem operasinya berbasis Windows. MAP akan akan menyediakan laporan kesiapan yang berisikan informasi mengenai hardware dan software, memberikan rekomendasi tindakan yang dapat membantu perusahaan dalam mempercepat perencanaan dan proses dari infrastruktur IT, serta mengumpulkann detail informasi mengenai asset yang terdapat pada kondisi saat ini.

3.2 Manfaat dan Keuntungan Microsoft Assesment & Planning Toolkit (MAP)

Versi terbaru MAP telah menambahkan skenario terbaru untuk membantu perusahaan dalam merencanakan infrastruktur IT pada masa mendatang (future) serta untuk mendukung proses bisnis perusahaan pada saat ini (current). Skenario ini memberikan berbagai manfaat antara lain berupa:
• Merencanakan pengembangan Windows 8 dan Windows Server 2012 terhadap penilaian kesiapan infrastruktur IT di perusahaan.
• Menilai lingkungan kerja dari Office 2013 dan Office 365.
• Merencenakan migrasi menuju Windows Azure Virtual Machines.
• Melacak penggunaan terhadap Lyn Enterprise/Plus.
• Mengukur kebutuhan virtualisasi desktop yang dibutuhkan untuk Virtual Desktop Infrastructure (VDI) dan session berbasis virtual untuk Remote Desktop Service.
• Mempersiapkan platform informasi komputer untuk Cloud melalui SQL Server 2012.
• Menilai pemenuhan terhadap license Microsoft.
• Menilai license pada saat melakukan pendaftaran terhadap Server dan Cloud.

Berdasarkan manfaat di atas, MAP akan memberikan berberapa keuntungan yang bisa dirasakan perusahaan antara lain:
• Menyediakan inventori yang cepat, bisa diukur (scalable), dan tanpa perantara (agentless), sehingga biaya pengeluaran yang rendah.
• Merupakan toolkit otomatisasi terintegrasi untuk perencanaan migrasi dari desktop ke server.
• Menyediakan laporan kesiapan infrastruktur IT dan rekomendasi aktivitas yang perlu dilakukan untuk Sistem Operasi Windows 7, Microsoft Office 2010, dan Windows Server 2008 R2.
• Menyediakan penilaian terhadap konsolidasi dan virtualisasi server untuk membantu perusahaan dalam mengidentifikasi sumber daya yang kurang terpakai dan menentukan kandidat server.
• Menyediakan konsolidasi melalui SQL Server Inventory dan pemulihan basis data.
• Mengurangi waktu dan biaya administrasi dalam mengelola software, server, dan Client Access License (CAL).

3.3 Fitur dan cakupan teknologi dari Microsoft Assessment & Planning Toolkit (MAP)

Untuk lebih jelasnya mengenai manfaat dan keuntungan dari penggunaan MAP, berikut ini adalah beberapa fitur yang ditawarkan oleh MAP:
a) Server Environmnet Inventory yang Heterogen
MAP Toolkit menyediakan inventory jaringan terhadap aset IT secara remote tanpa melaui agen perantara. MAP dapat mengidentifkasi server environment yang heterogen seperti Windows Server, Sistem Operasi Linux, serta mencakup virtual environment.

b) Pelacakan Penggunaan Software
MAP menyediakan laporan penggunaan software untuk produk Microsfot Server, seperti Windows Server, SharePoint Server, Exchange Server, SQL Server, System Center Configuration Manager, dan sebagainya. MAP akan mengupdate laporan sehingga dapat menilai penggunaan software pada saat ini dan juga histori akses client pada lingkungan sistem, hal ini tentunya dapat mengurangi waktu dan biaya untuk mengelola server dan Client Access License (CAL) serta dapat membantu untuk melangsingkan pengelolaan aset software.

c) Laporan Kesiapan
MAP dapat mengidentifikasi sistem operasi yang saat ini terinstall di lingkungan kerja IT perusahaan, menyedikan analisis mendetail mengenai hardware dan kompabilitas perangkat sera rekomendasi untuk migrasi ke produk Microsoft, seperti Windows 7, Windows Server R2, Microsoft Office 2010, dan lain-lain. Secara lebih jelasnya laporan kesiapan tersebut akan dibuat dengan scenario sebagai berikut:
• Evaluasi hardware yang ada terhadap rekomendasi system requirements yang dibutuhkan, mencakup mesin mana yang sesuai requirements dan mesin mana yang hardwarenya harus diupdate.
• Mengumpulkan data kinerja fisikal dan virtual berbasis Linux dan menggunakan informasi tersebut untuk menjalankan virtualisasi dan analisis terhadap perencanaan cloud untuk Windows dan Linux.
• Menyediakan laporan terhadap web browser, Microsoft ActiveX control, dan add-on untuk migrasi ke sistem operasi yang kompatibel dengan web browser tersebut.
• Identifikasim mesi virtual pada Hyper-V dan VMWare, beserta detail lengkap mengenai host dan guest.
• Inventaris produk software Microsoft menggunakan Software Identification (SWID) tag.
• Deteksi basis data SQL Server dan Oracle.
d) Laporan Konsolidasi Server
MAP menyediakan detail mengenai inventori server pada jaringan perusahaan dan efisiensi potensial yang diperoleh dengan mengkonsolidasikannya menjadi server fisik dengan jumlah yang lebih sedikit menggunakan Hyper-V.
Berdasarkan fitur di atas dapat disimpulkan bahwa Microsoft Assesment & Planning Toolkit dapat mencakup inventori terhadap teknologi berikut ini:
• Windows 8
• Windows 7
• Windows Vista
• Windows XP Professional
• Office 2013 and previous versions
• Windows Server 2012
• Windows Server 2008 or Windows Server 2008 R2
• Windows Server 2003 or Windows Server 2003 R2
• Windows 2000 Professional or Windows 2000 Server
• Internet Explorer
• VMware vSphere
• VMware vCenter
• VMware ESX
• VMware ESXi
• VMware Server
• Selected Linux distributions
• SQL Server
• Oracle
• Hyper-V
• Lync
• System Center Configuration Manager
• Forefront Endpoint Protection
• Exchange Server
• SharePoint Server
• BizTalk Server
• Visual Studio 2010 and 2012 Premium and Ultimate editions
• Software ID (SWID) Tags

Gambar3.1
Cakupan Teknologi Microsoft Assesment & Planning Tool (Source: Microsoft Technet)

3.4 Instalasi Microsoft Assesment & Planning Toolkit (MAP)

Microsoft Assesment & Planning Toolkit (MAP) memudahkan untuk menilai infrastruktur TI Anda saat ini untuk berbagai proyek migrasi teknologi. Solusi ini memberikan persediaan, penilaian, dan pelaporan alat yang ampuh untuk menyederhanakan proses perencanaan migrasi secara cepat.
MAP adalah agentless , otomatis , multi-produk perencanaan dan penilaian alat untuk lebih cepat dan lebih mudah dekstop , Server dan migrasi cloud . MAP memberikan rinci laporan penilaian kesiapan dan proposal eksekutif dengan hardware yang luas dan informasi perangkat lunak , dan rekomendasi ditindaklanjuti untuk membantu organisasi mempercepat proses perencanaan infrastruktur TI mereka , dan mengumpulkan informasi lebih rinci tentang aset yang berada dalam lingkungan mereka saat ini . MAP juga menyediakan data utilisasi server untuk perencanaan virtualisasi server Hyper – V.
MAP Toolkit mencakup komponen-komponen berikut :
– MAPSetup.exe . Paket berisi alat dan SQL LocalDB
– readme_en.htm . Tersedia sebagai download yang terpisah . Menyediakan informasi untuk membaca sebelum menginstal MAP Toolkit , termasuk prasyarat instalasi dan masalah yang diketahui .
– MAP_Sample_Documents.zip . Tersedia sebagai download yang terpisah . Berisi laporan sampel dan proposal .
– MAP_Training_Kit.zip . Tersedia sebagai download yang terpisah . Berisi database contoh dan petunjuk untuk menyelesaikan berbagai latihan

System requirements
OS yang mendukung:
Windows 7 Service Pack 1, Windows 8, Windows 8.1, Windows Server 2008 R2 SP1, Windows Server 2012, Windows Server 2012 R2

Hardware yang mendukung:
Sebuah komputer dengan setidaknya berikut konfigurasi minimum :
– Sebuah prosesor dual- core 1.5GHz
– 2.0 GB RAM
– 1 GB ruang disk yang tersedia
– Kartu adaptor jaringan
– Adapter grafis yang mendukung resolusi 1024×768 atau lebih tinggi . Pada 1024×768 , menggunakan pengaturan DPI lebih dari 100 % tidak didukung . Pada resolusi yang lebih tinggi , DPI pengaturan lebih tinggi dari 100 % yang didukung .

Catatan : Inventarisasi , penilaian, dan pelaporan kinerja didasarkan terutama pada kecepatan CPU dan jumlah RAM yang tersedia
Persyaratan Software :
Sistem operasi . Salah satu dari berikut :
– Jendela 8.1 ( Professional dan Enterprise edisi saja)
– Windows 8 ( Professional dan Enterprise edisi saja)
– Windows 7 dengan Service Pack 1 ( edisi Professional , Enterprise, dan Ultimate saja)
– Windows Server 2012 R2
– Windows Server 2012
– Windows Server 2008 R2 dengan Service Pack 1
– NET Framework. 4.5
– Secara default , MAP Toolkit akan menginstal SQL Server 2012 ekspres LocalDB selama setup . Anda juga dapat menggunakan instalasi yang sudah ada SQL Server 2008 , SQL Server 2008 R2 , atau SQL Server 2012 jika Anda membuat sebuah instance bernama ” MAPS ” sebelum menjalankan installer MAP Toolkit . MAP Toolkit memerlukan urutan pengumpulan mesin database harus ditetapkan untuk ” SQL_Latin1_General_CP1_CI_AS ” .

Catatan :
Beberapa prasyarat ini memerlukan restart komputer Anda . Anda mungkin harus me-restart beberapa kali jika semua prasyarat tidak dipenuhi sebelum menjalankan Microsoft Penilaian dan Perencanaan Toolkit setup.

Tergantung Skenario persyaratan :
Untuk mesin yang akan digunakan untuk menjalankan Forefront Endpoint Protection Penggunaan Tracking , Lync Penggunaan Tracking , Exchange Server Penggunaan Tracking , atau Volume Licensing skenario , harap dicatat: PowerShell 2.0 atau lebih tinggi harus diinstal .

Untuk mesin yang akan digunakan untuk mengumpulkan informasi Oracle skema , harap dicatat: The 64 bit Oracle client harus diinstal pada mesin MAP untuk mengumpulkan informasi skema . Jika klien 64 bit tidak terpasang , MAP hanya akan dapat mengumpulkan informasi misalnya. MAP tidak akan mengumpulkan informasi skema jika 32 bit Oracle client diinstal .

Solusi akselerator adalah, panduan berbasis skenario gratis dan otomatisasi dirancang untuk membantu IT Profesional yang proaktif perencanaan, penggelaran, dan operasi sistem TI menggunakan produk-produk dan teknologi Microsoft. Skenario Solusi Accelerator fokus pada keamanan dan kepatuhan, manajemen dan infrastruktur, dan komunikasi dan kolaborasi.
3.5 Cara Pemakaian Microsoft Assesment & Planning Toolkit (MAP)
cara mengoperasikan MAP:
• MAP alat Terbuka
• Buat database persediaan yang akan digunakan untuk menyimpan data persediaan dan mengumpulkan statistik di dalamnya ketika bekerja dengan alat MAP, secara default SQL express terinstal secara default ketika menginstal alat MAP, SQL express digunakan untuk host database persediaan.

• Setelah membuat database. MAP konsol meluncurkan memberikan pilihan untuk memilih skenario Inventarisasi Anda, karena MAP alat yang dapat digunakan untuk menargetkan skenario yang berbeda seperti konsolidasi database SQL, migrasi VM, jendela upgrade, lync kesiapan cek, dll …

• MAP alat akan meluncurkan layar awal (Inventarisasi dan penilaian) halaman, untuk skenario yang paling Anda butuhkan untuk menjalankan dua langkah pertama sebagai langkah persiapan sebelum melakukan penilaian apapun, langkah ini adalah:
o Melakukan inventarisasi
o Mengumpulkan data kinerja

• MAP alat akan meluncurkan layar awal (Inventarisasi dan penilaian) halaman, untuk skenario yang paling Anda butuhkan untuk menjalankan dua langkah pertama sebagai langkah persiapan sebelum melakukan penilaian apapun, langkah ini adalah:
o Melakukan inventarisasi
o Mengumpulkan data kinerja

• Pilih account yang memiliki izin administratif pada server yang ditargetkan, Anda dapat menambahkan lebih dari satu akun, dan MAP alat akan mencoba untuk login ke server menggunakan semua account berurutan sampai berhasil login

Memilih semua SQL

Meskipun menjalankan thread yang berbeda di mana Anda dapat terus menggunakan alat secara bersamaan tetapi untuk SQL MAP Anda harus menunggu sampai ini (mengumpulkan counter) benar-benar selesai.

Lalu simpan data performa telah selesai

• Karena MAP alat yang digunakan untuk menutupi beberapa skenario penilaian teknologi, kita tidak perlu untuk menjalankan seluruh langkah-langkah di bawah ini dalam kasus SQL konsolidasi, hanya pindah ke langkah berikutnya sekarang (langkah 8)

• Untuk melanjutkan dengan SQL konsolidasi, Dari tampilan struktur pohon kiri, klik memperluas Database, menjalankan skenario yang belum selesai untuk memiliki penilaian konsolidasi SQL lengkap

• Jika Anda berencana untuk mengkonsolidasikan lingkungan yang memiliki peralatan hardware Anda saat ini, pastikan untuk menjalankan Microsft Database konsolidasi Appliance Wizard:
o Klik tombol Go
o Saat Anda memiliki dua rasa hardware, versi 1.2 adalah prosesor Intel berbasis di mana v1.2 didasarkan prosesor AMD, untuk lingkup v1.2 ini dipilih

o Pilih server dan SQL yang diinginkan untuk dilihat

Selesai

3.6. Isu terkait keamanan dan trafik data map
Pertanyaan yang sering ditanyakan untuk isu keamanan dan trafik data map :
a) Apakah tool ini aman?
MAP memerlukan user untuk memasukkan ID admin lokal untuk mesin dan server klien, user non-admin tidak dapat mendapatkan akses menuju mesin dan tidak mendapat hasil dari MAP tool
b) Seberapa banyak data traffic yang kita dapatkan?
Jaringan desktop yang tipikal biasanya mendapat 300KB – 1MB per PC dari data traffic yang dikeluarkan oleh MAP
c) Apa akibat yang diterima setiap komputer?
Sangat minimal. MAP toll hanya melakukan ping terhadap sekitar 30 mesin pada instans yang diberikan.

3.7 Feedback pelanggan terhadap map
Testimonial feedback dari user :
• “IT Staff Costco menggunakan MAP Toolkit untuk mengevaluasi server load. Dengan menggunakan toolkit, staff member dapat mengetahui bahwa, dalam berbagai kasus, server dijalankan hanya dengan 5 persen utiliasi, membuatnya kandidat yang cocok untuk konsolidasi” – Costco Wholesale Corp., Microsoft Customer in US
• “Karena rekomendasi tool, CHS memutuskan untuk tidak mengganti semua komputernya seperti rencana awal. Dengan mengganti hanya setengah dari komputer, perusahaan dapat merendahkan kebutuhan hardware, dari budget awal sebesar $76.000, menjadi 50 persen.” – Sumeeth Evans, Collegiate Houseing Services, Microsoft Customer in US
• “Tidak seperti tools lainnya di pasaran, tool ini menyediakan assessment yang cepat, aman, dan tidak ber-agen untuk hardware dan device compability dalam jangkat waktu per jam, bukan per hari. Kami merekomendasikan tool ini untuk sales untuk mengeluarkan permintaan terhadap pengembangan Windows Vista.” – David Feng, Systex Corporation, Gold Certified Partner in Taiwan

BAB 4
PENUTUP

1.1 Kesimpulan
Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan :
• IT Assessment sangat penting bagi perusahaan untuk mengukur kinerja IT dalam suatu perusahaan
• Tool MAP membantu perusahaan untuk mendukung perencanaan infrastruktur masa mendatang (Future).
• Tool MAP dari Microsoft juga memberikan keuntungan untuk memberikan inventori yang cepat dan terukur serta otomatis terintegrasi untuk perencanaan migrasi dari desktop ke server.

1.2 Saran
• Penggunaan MAP secara efektif sangat berguna bagi suatu perusahaan.
• Penilaian menggunakan MAP dapat mempermudah perusahaan untuk menilai migrasi proyek.

DAFTAR PUSTAKA

Agustianingsih, Siwi. 2013. Review Teori Assesment. Diakses pada http://agustianingsihsiwi.blogspot.com/2013/06/teori-assesment.html
Asyah, Issa. Diakses pada 2014 http://blogs.technet.com/b/meamcs/archive/2012/09/24/how-to-use-map-tool-microsoft-assessment-and-planning-toolkit.aspx
Hood, Johnson. 1993. Assesment in Counseling : a guide to the Use Psychological Assesment Procedures. American Counseling Association.
http://www.unitiv.com/it-solutions-blog/bid/18953/What-is-an-IT-Assessment
http://en.wikipedia.org/wiki/Information_Technology_Security_Assessment
McLeod, R. & Schell, G.P. (2007). Management Information Systems, edisi ke-10. Pearson Prentice Hall, New Jersey.
Microsoft. Diakses pada 2014 http://www.microsoft.co.id/en-us/download/details.aspx?id=7826
O’Brien, James. 2005. Introduction to Information System. 12th edition. MacGraw-Hill, New-
York.
Turban, Rainer, Potter. 2005. Introduction to Information Technology. John Wiley & Sons,
Inc. USA

LAMPIRAN
RIWAYAT HIDUP
Nama : Arni Virani
Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 26 Juli 1993
Alamat : Interkota blok A5 no. 11, Cengkareng, Jakarta Barat
No. Telepon : 08197670261
Email : ni.arnie@live.com
Jenis Kelamin : Wanita
Riwayat Pendidikan :
2011-sekarang Sistem Informasi
School of Information System, BINUS University
2008-2011 SMA Tarsisius 1
2005-2008 SMP Vianney
1999-2005 SD Vianney
1996-1999 TK Damai

Pengalaman Kerja :
2011 Sales Promotion Antivirus, Softlenses, MasterCard.
2012 PIC Mid-Year Gathering Novartis
2013 Volunteer untuk SUA Jakarta


RIWAYAT HIDUP
Nama : David Santoso
Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 13 Juni 1993
Alamat : Jl. Taman Meruya Ilir Blok I2 No.24, Jakarta Barat 11620
No. Telepon : 08988246820
Email : Santosodavid93@gmail.com
Jenis Kelamin : Laki – laki
Riwayat Pendidikan :
2011-sekarang Sistem Informasi
Peminatan : ERP
School of Information System, BINUS University
2008-2011 SMA SMA Pelita 2
2005-2008 SMP SMA Pelita 2
1999-2005 SD SMA Pelita 2
1996-1999 TK SMA Pelita 2

Pengalaman Kerja :
2011 – Sales Promotion PT. Unilever Indonesia
– Credit Card Sales Marketting of PT.UOB Buana Indonesia
2012 Liaison Officer of Asean English Olympic by BNEC


RIWAYAT HIDUP
Nama : Hendy Salim
Tempat, Tanggal Lahir : Bandar Lampung, 4 maret 1992
Alamat : Jl. Haji taisir no 5, Jakarta Barat
No. Telepon : 087899844883
Email : hendisalim21@yahoo.com
Jenis Kelamin : Laki – laki
Riwayat Pendidikan :
2011-sekarang Sistem Informasi
Peminatan : ERP
School of Information System, BINUS University
2008-2011 SMA Immanuel Bandar Lampung
2005-2008 SMP Immanuel Bandar Lampung
1999-2005 SD Immanuel Bandar Lampung
1996-1999 TK Immanuel Bandar Lampung

Pengalaman Kerja : –

RIWAYAT HIDUP
Nama : Rendy Rinaldo
Tempat, TanggalLahir : Tanjungpinang, 12 Juni 1993
Alamat : Gg. Keluarga No. 39 B, Kemanggisan, Jakarta Barat 11480
No. Telepon : 083873373828
Email : rendyrinaldo77@gmail.com
JenisKelamin : Laki – laki
RiwayatPendidikan :
2011-sekarang Sistem Informasi
Peminatan : ERP
School of Information System, BINUS University
2008-2011 SMAN 1 Tanjungpinang
2005-2008 SMPN 1 Tanjungpinang
1999-2005 SD Katolik
1996-1999 TK Djuwita

PengalamanKerja :
2013 Translator / Interpreter untuk Tech In Asia
2013 Volunteer untuk Startup Asia Jakarta
2012 – 2013 Tutor untuk kelas TOEFL dan PSP (Public Speaking and Performance)
2012 & 2013 Panitia di Binus Online Job Expo 2012 dan 2013

RIWAYAT HIDUP
Nama : Jennifer Pauling
Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 11 November 1993
Alamat : Jl. 21 No.12 B RT01 RW08 Teluk Gong, Jakarta Utara 14450
No. Telepon : 083893953885
Email : jenniferpauling11@gmail.com
Jenis Kelamin : Perempuan
Riwayat Pendidikan :
2011-sekarang Sistem Informasi
Peminatan : ERP
School of Information System, BINUS University
2008-2011 SMA Negeri 1 Tanjungpinang
2005-2008 SMP Negeri 5 Tanjungpinang
1999-2005 SD Swasta Katolik Tanajungpinang
1996-1999 TK Djuwita Tanjungpinang

Pengalaman Kerja :
2011-now – Math, Physics, and Chemistry Teacher at Proverbs Course
2012-now – Duta Binusian as Mentor in BINUS Student Learning Community (BSLC)
– English TOEFL Intermediate One Tutor in Bina Nusantara English Club (BNEC)

RIWAYAT HIDUP
Nama : Toni Sugino
Tempat, Tanggal Lahir : Pontianak, 20 Juni 1993
Alamat : Jl. Batusari Raya No.80, Palmerah, Jakarta Barat
No. Telepon : 089602466815
Email : toni_sho@ymail.com
Jenis Kelamin : Laki – laki
Riwayat Pendidikan :
2011-sekarang Sistem Informasi
Peminatan : ERP
School of Information System, BINUS University
2008-2011 SMA Gembala Baik
2005-2008 SMP Gembala Baik
1999-2005 SD Gembala Baik
1996-1999 TK Gembala Baik

Pengalaman Kerja :
2013 Translator / Interpreter for Tech In Asia
2013 Liaison Officer / Volunteer for Startup Asia Jakarta

This entry was posted in Topik Topik Lanjutan SI. Bookmark the permalink.